Jenis Dan Cara Kerja Sistem Imun Tubuh

Mungkin sebagian diantara kita ada yang cenderung lebih sering sakit, dan ada pula yang jarang mengalami sakit. Secara umum, perbedaan dua kondisi di atas berangkat dari tingkat daya tahan tubuh seseorang, yang dalam bahasa medis dikenal dengan sebutan sistem imun.Semakin kuat daya tahan tubuh seseorang terhadap penyakit, hal itu merupakan pertanda bahwa semakin kuat pula sistem imun seseorang.

Namun tahukah anda? Ternyata sistem imun yang tedapat di dalam tubuh manusia terdiri dari 2 jenis pembagian secara umum. Mau tahu seperti apa pembagiannya? Simak artikel di bawah ini selengkapnya.

Jenis Sistem Imun Tubuh

A.Imunitas Aktif

Imunitas aktif adalah sistem daya tubuh yang secara aktif dan otomatis dapat membentuk sistem pertahanan tubuh dengan sendirinya, saat terjadi kontak fisik antara pathogen, bakteri, atau bibit penyakit dengan tubuh kita. Jenis sistem imun aktif ini terbagi lagi kedalam 2 jenis pembagian sistem imun. 1.) Sistem Imun Aktif dan 2.) sistem imun aktif buatan.

1. Sistem Imun Aktif Alami

Sistem imun jenis ini umumnya akan bereaksi saat tubuh kita terserang oleh bibit penyakit/sejenisnya. Ketika itu, tubuh akan menghasilkan limfosit khusus atau zat antibody yang berperan dalam menangkal penyakit, baik pertumbuhan maupun penyebaran bibit penyakit tersebut. Sistem imun jenis ini biasanya dapat bertahan seumur hidup.

2. Sistem Imun Aktif Buatan

Jenis sistem imun ini akan menimbulkan reaksi saat terjadi persinggungan antara pathogen dalam bentuk vaksin yang dimasukkan kedalam tubuh, dengan jaringan didalam tubuh kita. Patogen yang terdapat didalam vaksin ini tentunya telah melalui proses pelemahan, sehingga tidak akan menimbulkan penyakit, melainkan hanya sekedar reaksi penyesuaian sementara.

B.Imunitas Pasif

Sedikit berbeda dengan jenis imunitas aktif, sistem imunitas jenis ini terbentuk dari pemindahan antibody dari satu individu ke individu lainnya. Sistem imunitas pasif ini terbagi ke dalam 2 jenis, yaitu : Sistem Imunitas Pasif Alami dan Sistem Imunitas Pasif Buatan.

1. Sistem Imunitas Pasif Alami

Jenis sistem imun ini dapat terbentuk dalam 2 proses secara umum. Pertama, masuknya antibodi IgG (inunoglobulin G) ke dalam tubuh janin melalui plasenta. Kedua, masuknya Air Susu Ibu yang mengandung nutrisi dan antibody ke dalam tubuh bayi melalui mulut. Jenis sistem imun tubuh yang satu ini umumnya dapat bertahan sekitar beberapa minggu / beberapa bulan setelah proses persalinan / melahirkan.

2. Sistem Imunitas Pasif Buatan

Jenis sistem imun ini dapat berupa antibody yang disuntikkan kedalam tubuh, sehingga memicu peningkatan daya tahan tubuh terhadap jenis penyakit/bibit racun tertentu. Antibodi yang disuntikkan kedalam tubuh, umumnya berasal dari manusia dan hewan.

Salah satu contohnya adalah apabila seekor kuda memiliki antibodi atau daya tahan tubuh terhadap racun gigitan ular, maka sel antibody pada kuda tersebut dapat disuntikkan kepada manusia, untuk menetralisir racun yang sama seperti racun ular yang menggigit kuda tersebut. (tentunya setelah proses penelitian para ahli).

Cara Kerja Sistem Imun Tubuh

Setelah mengetahui 2 jenis sistem imun di dalam tubuh manusia, berikunya kita akan menjelaskan mengenai sistem atau cara kerja dari antibody atau imunitas di dalam tubuh kita. Simak selengkapnya di bawah ini.

Penjelasan Awal

Perlu diketahui sebelumnya, bahwa sistem imun adalah komponen pendukung yang menjaga tubuh kita dari berbagai bentuk serangan penyakit, dan sistem imun ini secara umum terdiri dari protein, jaringan, organ khusus, dan kumpulan sel, yang tersebar di seluruh peredaran darah di dalam tubuh kita. Dan salah satu jenis sel yang berperan paling aktif dalam sistem imun adalah sel darah putih atau yang lebih dikenal dengan sebutan leukosit

Cara Kerja

Saat antigen masuk ke dalam jaringan tubuh, ketika itulah sistem imun akan memberikan reaksi sebagai bentuk pertahanan tubuh dari terhadap antigen tersebut. Bentuk reaksi yang diberikan dari sistem imun ini bertujuan menghalau serta melindungi tubuh dari serangan infeksi penyakit.

Dalam proses ini, sejumlah sel di dalam tubuh kita akan bekerja untuk mengenali si antigen, sekaligus memberikan reaksi atas kehadiran dari antigen tersebut. Dan salah satu hasil dari reaksi sejumlah sel tersebut adalah terpicunya limfosit B untuk memproduksi antibodi didalam tubuh. Antibodi ini merupakan bentuk protein yang telah di desain secara khusus agar dapat menempel pada antigen.

Kemudian, Sel T pun akan mendeteksi keberadaan antigen yang telah ditempeli oleh antibody khusus, dan setelah menemukannya, Sel T pun menghancurkan antigen tersebut.

Catatan Tambahan:

  • Leukosit secara umum terbagi menjadi 2 jenis: Limfosit B dan Sel T
  • Limfosit B adalah sel di dalam tubuh yang bertugas menandai antigen agar dapat ditemukan oleh Sel T
  • Sel T adalah salah satu jenis leukosit yang berfungsi menghancurkan antigen
  • Antigen adalah zat zat asing yang menjadi pemicu munculnya penyakit di dalam tubuh.-Limfosit B adalah sel di dalam tubuh yang bertugas menandai antigen agar dapat ditemukan oleh Sel T

Sekian penjelasan kita seputar jenis sistem imun dan cara kerjanya. Semoga dapat membantu anda dalam memahami sistem imunitas secara umum. Terima kasih kunjungannya dan sampai jumpa.

Leave A Reply

Your email address will not be published.